Rabu, 20 Mei 2015

AKIRA KASUS VERTIKAL

   Ini bukan kasus pertama, udah lebih dari lima kali saya menemukan kasus serupa . Akira 8853 , LA78041 yg kurang lebar atas bawah . Biasanya saya masuk servis mode dan rubah V Size . Jika tidak berhasil saya kurangi R 1,2ohm menjadi 0,5 ohm . Lalu masuk sermod lagi untuk menyempurnakan gambar . ..,..
  Tapi ternyata trik tsb hanya bersifat sementara, itu karena kerusakan tv tsb tidak di temukan dan hanya di manipulasi gambarnya saja. Setelah sekian bulan bahkan ada yg sampe 1thn. Gejala kerusakan kembali muncul. Vertikal kembali kurang.

Untuk melakukan lagi trik diatas sudah tidak mungkin. Bisa dilebarkan tapi tidak sempurna.

Saya mulai cek tegangan, semua normal, resistor dan elko area vertikal sudah cek dan tidak ada masalah.  Bingung kehabisan ide, terpaksa pending.

Ini hari kedua , saya share kerusakan tsb di group FB "servis tv segala merek" beberapa saran rekan-rekan fb sudah saya terapkan dan terahir om Kakaroto Saiya dengan optimisme tinggi menyarankan Cek elko pin 15 ic croma.  Saya lihat memang kusam dan setelah saya ganti ternyata benar itu biang keladinya! Elko 0,47uf 50v .

Special thanks to KAKAROTO SAIYA!

Selanjutnya mengutip kata-kata kang Aisy Romadlona "keluhan boleh sama ,penyelesaian bisa berbeda'."

Salam suxes tuser indonesia.!

Jumat, 15 Mei 2015

Sabtu, 04 April 2015

SHARP PICOLO

ALDO Servis SHARP SUSAH START Sharp layar datar Croma SMD, vertikal LA78040. Kerusakan standby . Setelah memastikan primer regulator bekerja, jalur B+ yg sbelumnya kami cut! Kami sambungkan kembali . Dan ...... " krek krek krek " tegangan B+ turun dan mesinpun urung untuk unjuk gigi ...... mungkin kr n giginya ompong kali ya? Hehehe .. .. Krn bunyu dan gejala mirip FBT zoak' makakami memberi tahu konsume tentang hasil analisa tsb. Ahirny mesin terpaks. Nginep dbengkel. Sehari kmudian setelah pergantian pemain , tv teetep bunyi "krek krek krek" makin lma makin cepat dan setelah beberapa puluh menit tv mai start normal tanpa ada kendala. Kami coba mati hodupkan tetep gak tampak beemasalah. Hadowh! Apanya ni yg soak? Penelusuran kembali kami lakukan dgn lbih tliti tentunya. Setelag habis dua bungjus rokok dan tiga gelas kopi ahirnya biang keladi dtemukan. IC R08V soak bagian input. Stiap akan start IC ini makan terlalu rakus sehingga driver Horizontal kelaparan karena kurang makan. Stelah pergantian tvpun bisa start nomal takperlu menunggu puluhan menit. Salam Solder!

Rabu, 01 April 2015

GACUN ! beresiko

     Semula saya menganggap Gacun sebagai terobosan hebat. Tapi itu segera berubah menyusul kejadian berikut ini ;

1/  Politron MX (HBT mati).

Gacun dipasang dua kable, merah dan hitam. Kopler dan TL431 tidak dilepas. Akibatnya Tegangan „B+ sebagian mengalir kedaerah stanby . Tak pelak lagi beberapa resistor trbakar dan elko bunting dimana2, zener 5v  putus  tegangan tidak terkontrol masuk ke HBT. HBT pun tewas ....
saya bertanya pada pemilik tv, "ini tv tadinya russak gimana B?"
"Gak bisa nyala mas , lampu merahnya kedip2, trus saya servisin di xxxx  dapet satu jam mati lagi, ehh.. .  .. dia bilang mesinnya dah gk bisa dbenerin ! Mesti ganti mesin katanya."  Jelas si Ibu panjang lebar.
Masalah itupun selesai setelah susah payah.

2/      Politron 123 (gambar bergoyang jika volume agak besar)
Akibat tegangn kurang mumpuni.  Selesai setelah mengembalikan regulator asli.

3/   LG slim
Resistor ,vertikal, zener. Ketiganya jadi korban gacun, tidak separah kssus pertama, tapi cukup merrptkan krn Str tidak ada jejaknya.
.
4/   Sharp wonder

Resistor dan zener primer jadi mangsa gacun yg sslah pasang.

5/ Sharp av multi sistem

Satu jam mati hidup mati hidup.
Terpaksa cabut gacun dan kembalikan str.

6/ Tv china gambar mlebar,
B+ 140v ditrim gak bisa, kembAlikan asli dan yg punya kasi bonus rokok

7/ Cristal
Tidak bisa stanby setelah di gacun.  selesai dengan membuat tr stanby akternatif

Masi byj lagi kasus gacun yg kAmi tangani,  tapi sepertinya cukup ini aja.
.

Sabtu, 28 Maret 2015

SAMSUNG SLIM ( mlengkung)

Kasus EW! Banyak yg mengeluhkan kasus ini, dan kali ini kami menghadapi dengan sedikit sekali persiapan. Maklum servis panggilam, dan keluhan konsumen bukan tentang cacat gmbar,melainkan tidak dapat siaran.

Tv bekas tuser lain, yg tadinya tidak dapat siaran kini terkapar takbernyawa.

TR horizontal wafat! Setelah memastikan tidak ada shot dijalur Tr tersebut, segera kami ganti dengan pemaen cadangan yg murahan. Why???? Yah.. untuk menghindari kerugian, karena blm sepenuhnya yakin tidak ada kendala. (Takutnya dpasang ori langsung tewas).

Tv ternyata langsung nyala. Tpiiii ....
.! Gambar lebar dan asssssoooooiiiiii ! Bodi layar jadi kyk gitar spanyol .

Pengalaman memang cukup banyak dalam hal ini, tapi kami mencoba berkonsentrasi penuh. Mengingat  daerah operasi bertegangan tinggi dan salah sedikit bisa fatal.

Cek tegangan (dgm tester analog posisi 50v) di kaki Fet Ew out (yg menuju L). Hasilnya 9v???

Wadoh! Harusnya sekitar 20v! Lepas kaki Fet! Dan ternyata tegangAn keluar 30v.

Sampai disitu kami buat kesimpulan. Kerusakan bukan didaerah horizontal melainkan pada rangkaian pengatur EW.

Setelh cek Fet masi ok, kami pasang kmbali kaki2nya. Penelusuran berlanjut ke input Fet. Yg diSitu ada sepasang TR. Harap diperhatikan! Samsung kerap memakai TR yg jarang digunakan di mesin tv lain. Jenis TR ini sekilas terlihat c1815 tapi sebenarnya c815. Apabedanya? C815 ini basisnya di tengah.

Ternyataaaaaa ...... cuma solderanya yg retak ..

Setelah solder ulang layarpun luruss.

Kenapa Tuser pertama gagal?
Karena salah prediksi. Dilihat dari bekas solderan , sepertinya dia terkonsentrasi di area horizontal.

Wellll done!
Good job litle baster ......

Rabu, 25 Maret 2015

CARA SERVIS CERDAS DAN CEPAT

     Menimbun materi diotak terkadang hanya menghabiskan memori kita, dataset berbagai IC hanya menjadi onggokan huruf yg nyaris tidak berguna.

Pada dasarnya smua Tuser tahu kalau apapun jenis barang elecktronic semua hanya mengontrol arus listrik. Merubahnya menjadi gambar, suara, signal, ato panas.
Tentu semua itu tidak akan kita bahas disini ! ( tidak sesuai tema)

Baik! Sekarang kita mulai!

Tv stanby ( bukan protek)

Langkah pertama setelah periksa visual adalah penyolderan ulang. Kalo dalam periksa visual kedapatan komponen rusak sekalian ganti.

Lalu lanjutkan dengan memutus jalur B+
Setelah itu cek Tegangan!

Disini cukuplah kita tahu Tegangan normal tv saat stanby, sebap banyak tv yg teganganya baru akan penuh setelah tv star.

Kita ambil contoh yg mudah, tv china.

Tegangan normal 115v 24v, 16v, dan 14v dari trafo regulator. Dalam kasus ini kita bilang saja semua bagus.
Setelah itu kita akan mencari jawaban kenapa semua tegangan normal tapi Tv standby?

Kali ini yg wajib kita tahu adalah dimana titik yg harus ada Tegangan meski kondisi stanby.
Saya mengambil titik di kaki IC memori, untuk tv china 5v dan sebagian tv bermerk 3,3v

Hasil tes! Jika tidak ada Tegangan,  telusuri jalurnya. Pasti ada yg soak, bisa zener, resistor, tr, atau memori sendiri.
Jika tidak ada kerusakan lain, begitu tegangan ke memori ok! Tv akan langsung bisa On.

Hasil tes! Jika ada teganga normal (5v) pastikan sampai di IC progrm.
Setelah itu cari Tr  Tegangan 5v suply  croma dan tuner. Biasanya berdampingan dgn Tr Tegangan 8v siply croma dan RGB.

Hasil tes! Jika tidak ada. Tekan tombol power di remot. Jika kedua tegangan tsb keluar, maka bisa jadi tv sudah bisa star, tapi jika blm star! Setidaknya kita yakin memori dan program sudah kerja. Artinya area pelacakan sudah berkurang...

Hasil tes! Jika tidak ada Tegangan meski sudah di power, periksa tegangan Colektor kedua Tr. Jika ada Tegangan! Lanjud ke kaki Basis.
Colektor tr 5v ngambil dari output 8v. Jadi kalau 8v tidak keluar, sudah pasti 5v tidak keluar.
Kaki Basis Tr 8v dikontrol oleh sebuah Tr (c1815) . Tr ini berfungsi sebagai saklar, basisnya mendapat umpan dari Ic program.

Disinilah yg dbutuhkan kejelian tinggi.
Pertama lepas kaki basis tr ini!  Hal ini seperti membuang saklar dan menyambungnya langsung supaya Tegangan 8v dan 5v croma bisa keluar.

Kalau tidak ada kerusakan area horizontal dan vertikal , tv akan langsung on. Meski blm tentu ada gambar, kadang cuma bleng putih kekuningan.
Selanjudnya jika bleng seperti itu tekan tombol power remot, jika raster berubah terang dan berbintik kemungkinan data memori tidak cocok.
Masuk sermod! China 8873 bb1, Akira 8893,8853, rubah OPT ke parameter diatas 80. Lalu keluar sermod.
Coba tekan power remot! Cek tegangan di jalur basis c1815 yg tadi dibuka. Jika ada tegangan -+ 4v disertai layar yg bleng putih kekuningan itu pertanda bagus, dan tekan lagi power ! Jika tegangan yg tadi menjadi kosong disertai raster terang berbintik, maka itu juga bagus . Dan setelah memastikan c1815 bagus, maka kaki basisnya siap dipasang kembali.

Dan insya Allah sudah normAl alias tidak lagi stanby.

Trik ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi kegagalan saat pergantian memori.

Skian dulu, mudah2an bemanfaat.

Rabu, 24 Desember 2014

W COM SLIM gambar melebar

Dua hari yg lalu seorang teman mengeluhkan mesin w com slim. katanya gambar sangat lebar, melengkung seperti pinggang. sudah reboisasi bagian horizontal tapi tetap tidak berhasil, rangkaian EW tidak berfungsi dgn baik. setelah aku periksa ternyata tegangn pada osilator EW hanya berkisar 8v. kejurigaanku tertuju pada Elco 50v 4,7 nonpolar yg sebenernya masi tampak gagah, tapi ternyata setelah diperiksa kapasitasnya 0. Setelah dignti baru tegangan langsung naik diatas 30v, dan gambarpun bisa diatur dengan mudah karena EW kembali berfungsi normal. Tetap semangat ! karena selalu ada jalan keluar..